You are currently viewing Contoh Dokumen IDAK yang Sering Ditolak & Cara Menghindarinya

Contoh Dokumen IDAK yang Sering Ditolak & Cara Menghindarinya

Pengajuan Izin Distribusi Alat Kesehatan (IDAK) sering kali tidak langsung disetujui oleh Kementerian Kesehatan. Salah satu penyebab utamanya adalah dokumen yang tidak sesuai ketentuan.

Mengetahui dokumen apa saja yang sering ditolak akan membantu perusahaan menghindari revisi berulang dan mempercepat proses persetujuan IDAK.


1. Surat Penunjukan Distributor Tidak Valid

Kesalahan umum:

  • Nama perusahaan tidak sama dengan NIB
  • Tidak mencantumkan wilayah distribusi
  • Masa berlaku sudah habis
  • Tidak ditandatangani pihak berwenang

Cara menghindari:

  • Pastikan nama perusahaan identik dengan OSS
  • Cantumkan wilayah & jenis produk
  • Gunakan surat terbaru & resmi dari prinsipal

2. Data Gudang Tidak Sesuai Kondisi Lapangan

Kesalahan umum:

  • Gudang hanya alamat virtual
  • Tidak ada foto gudang
  • Gudang tidak sesuai jenis alat kesehatan

Cara menghindari:

  • Gudang harus fisik dan aktif
  • Lengkapi foto gudang, rak, dan penyimpanan
  • Sesuaikan gudang dengan risiko produk

Apa Itu IDAK? Pengertian, Fungsi, dan Dasar Hukum Terbaru

3. Penanggung Jawab Teknis (PJT) Tidak Memenuhi Syarat

Kesalahan umum:

  • Latar belakang pendidikan tidak relevan
  • Tidak ada surat penunjukan PJT
  • PJT merangkap di banyak perusahaan

Cara menghindari:

  • Gunakan PJT sesuai ketentuan Kemenkes
  • Lampirkan ijazah & STR (jika ada)
  • Buat surat penunjukan resmi

4. SOP Distribusi Tidak Lengkap

Kesalahan umum:

  • SOP terlalu umum
  • Tidak mencakup penyimpanan & pengiriman
  • Tidak ada SOP penanganan keluhan

Cara menghindari:

  • Buat SOP khusus distribusi alat kesehatan
  • Sertakan alur penyimpanan, pengiriman, dan penarikan produk
  • Gunakan format yang rapi & konsisten

Syarat Lengkap Mengurus IDAK Distributor Alat Kesehatan

5. KBLI Tidak Sesuai Kegiatan Usaha

Kesalahan umum:

  • KBLI perdagangan umum
  • Tidak mencantumkan KBLI alat kesehatan

Cara menghindari:

  • Pastikan KBLI sesuai distribusi alat kesehatan
  • Sesuaikan dengan OSS RBA & kegiatan aktual

6. Dokumen Tidak Sinkron Antar Sistem

Kesalahan umum:

  • Alamat berbeda antara NIB, gudang, dan OSS
  • Nama direksi tidak sama
  • Data lama belum diperbarui

Cara menghindari:

  • Samakan seluruh data sebelum submit
  • Update OSS terlebih dahulu jika ada perubahan

Apakah IDAK Wajib untuk Importir Alat Kesehatan?

Kesimpulan

Sebagian besar penolakan IDAK bukan karena produk, melainkan karena kesalahan administrasi dan dokumen. Dengan memahami dokumen yang sering ditolak, perusahaan dapat menghemat waktu, biaya, dan menghindari revisi berulang.


Jika pengajuan IDAK Anda mengalami revisi berulang, pastikan seluruh dokumen telah sesuai dengan standar Kemenkes dan OSS RBA.

Tinggalkan Balasan