You are currently viewing Kiat Membangun Business Partnership Bersama Sahabat

Kiat Membangun Business Partnership Bersama Sahabat

Kiat Membangun Business Partnership Bersama Sahabat – Memiliki usaha bersama sahabat bisa menjadi sebuah pekerjaan yang menyenangkan, terutama jika sudah saling mengenal karakter masing-masing. Hal ini bisa jadi salah satu modal yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Namun faktanya, antara teori dan kenyataan sering tidak sejalan.

Ada saja hal-hal yang bisa mengundang cekcok hingga berujung pada pertengkaran hingga akhirnya kemitraan yang sudah terjalin harus berakhir. Untuk menghindari hal ini, ada beberapa kiat yang bisa membantu Anda saat menjalin kerjasama dengan sahabat. Kiat-kiat tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Satukan Ide, Visi dan Misi

Setiap orang pasti memiliki pola pikir yang berbeda. Untuk itu, kiat pertama untuk menjalin kemitraan dengan sahabat adalah membangun bisnis berdasarkan visi dan misi yang sama. Ketika sudah memiliki visi dan misi yang dituangkan dalam satu ide yang sejalan. Maka, Anda dan sahabat bisa mencari jalan tengah untuk mengaplikasikan ide bisnis tersebut.

  • Perjanjian di Atas Kertas

Saat membangun bisnis bersama sahabat memang bisa dijalankan dengan mengandalkan sistem kepercayaan. Namun, untuk menghindari perselisihan yang mungkin terjadi di kemudian hari, sebaiknya dibuatkan perjanjian secara tertulis di atas kertas.

Selain itu, kehadiran perjanjian tertulis tersebut bisa digunakan sebagai langkah awal untuk memiliki komitmen dalam menjalankan bisnis bersama. Isi perjanjian tersebut diantaranya peran masing-masing orang, modal yang digunakan, hingga pembagian keuntungan.

  • Membuat Perencanaan yang Baik

Agar business partnership yang dijalankan bersama sahabat bisa berjalan lancar, sebaiknya pilih bidang usaha yang benar-benar dipahami oleh masing-masing pihak. Dengan cara ini, tentunya proses kerjasama bisa dijalankan dengan cepat dan mudah.

Selain itu, buatlah perencanaan dengan detail hingga ke hal-hal yang paling kecil sekalipun. Manfaatnya adalah, Anda akan terhindar dari kondisi “buntu ide”. Ketika rencana A tidak berjalan mulus, Anda masih memiliki rencana lain yang bisa dijalankan bersama sahabat.

  • Tentukan Peran Masing-masing

Sebelum terjun dan memulai kerjasama dengan sahabat, sebaiknya tentukan peran masing-masing pihak. Selain itu, sesuaikan peran tersebut dengan passion dan kemampuan masing-masing personal untuk mempermudah pelaksanaannya.

  • Berkomunikasi dengan Baik

Walau sudah terbiasa bergaul dengan sahabat, namun komunikasi yang baik sangat penting untuk kelancaran usaha yang dijalankan. Untuk itu, jangan segan mengajak sahabat untuk bertukar pikiran dan mencari strategi yang terbaik saat menjalankan bisnis bersama.

Jika terdapat perbedaan pendapat atau strategi bisnis, ajak berdiskusi dan komunikasikan dengan baik. Dengan cara ini semua perbedaan yang terjadi justru bisa membuat Anda dan sahabat bisa saling melengkapi satu sama lain.

  • Beri Solusi Terbaik

Dalam suatu bisnis tidak terlepas dari kendala yang menghadang, apalagi jika membangun business partnership bersama sahabat karib. Ketika hal itu terjadi di salah satu bidang, pastikan untuk fokus mencari solusi yang terbaik dan bukan mencari siapa yang salah.

Saat memberikan saran, usahakan untuk tidak disertai dengan campur tangan yang berlebihan. Dari semua saran yang ada, diskusikan bersama dan cari solusi yang paling efektif dan terapkan dengan disiplin.

  • Saling Support

Kiat berikutnya dalam menjalankan bisnis bersama sahabat adalah saling memberi support satu sama lain. Terutama ketika timbul masalah yang berpeluang membuat hubungan kemitraan menjadi retak. Dengan saling support, terbuka satu sama lain, dan komunikatif, membuat Anda dan sahabat bisa menghadapi permasalahan yang ada dengan kepala dingin secara bersama-sama.

  • Miliki Sikap Profesional

Dalam menjalankan suatu usaha, hindari perasaan “tidak enak” saat terjadi masalah saat menjalankan bisnis bersama sahabat. Anda harus tetap bersikap profesional, terutama ketika membahas hal-hal yang bersifat sensitif. Misalnya, masalah keuangan, cara kerja, perbedaan pendapat, dan sebagainya.

Selain meeting bulanan yang rutin, sebaiknya buatlah jadwal meeting mingguan bersama sahabat. Atau, Anda bisa membahas hal-hal sensitif tersebut sambil ngobrol santai. Intinya, usahakan untuk menjalin komunikasi secara efektif dan terbuka. Jika tidak, masalah kecil bisa menjadi “bukit masalah”. Jadi, pastikan untuk mendiskusikan setiap masalah yang sensitif di awal, jangan hanya dipendam hingga akhirnya terlambat untuk ditangani.

Dalam membangun business partnership dibutuhkan kiat-kiat yang jitu agar usaha yang dijalankan bisa berjalan lancar. Dengan menyatukan ide, visi, dan misi, membuat perjanjian tertulis, memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, serta bersikap profesional saat menghadapi masalah merupakan kunci sukses dalam menjalin kerjasama yang baik bersama sahabat karib.

 

 

 

Leave a Reply